LP Compiere 3

  1. Pertanyaan :
  1. Apa yang Anda ketahui tentang Bussiness Partner ?
  2. Sebutkan langkah langkah untuk melakukan transaksi dalam Bussiness Partner !

Jawab :

  1. Business Partner adalah sebuah entity dengan siapa kita melakukan bisnis atau transaksi. Business Partner memiliki rule seperti  Customer, Vendor dan karyawan. Untuk mempunyai satu entity dengan jumlah lebih besar dari tiga khususnya yang menyulitkan, jika business partner mempunyai lebih dari satu pemakai maka untuk pembayaran yang mudah pelanggan atau customer mendapat faktur dengan kondisi potongan. Business Partner dimulai dengan membedakan antara penjual  dan Purchase role. Apabila akan memasukkan atau mengambil produk kita harus mendefinisikan Vendor. Apabila ingin mengahsilkan Order maka harus mendefinisikan Customer . Oleh karena itu Window Business partner memudahkan untuk menampilkan seluruh informasi tentang Business Partner dan pemasukkan data yang akan digunakan untuk menghasilkan seluruh dokumen transaksi.
  2. Langkah langkah untuk melakukan transaksi dalam Bussiness Partner
  • 1.      Pilih “Business Partner Info” yang berada di bawah “Request “ dibawah “Partner Relation”.
  • 2.      Maka akan tampil Window Business Partner kemudian Klik pada toolbar icon Data/Grid.
  • 3.      Akan tampil Record dalam bentuk tabel, pilih salah satu record dalam hal ini misalkan SeedFarm.
  • 4.      Tampilan dari record SeedFarm akan tampil dengan jumlah Open Balance yaitu -2757 berupa $2757.
  • 5.      Lihat invoice yang membuat jumlah ini dengan memilih tab “Partner Invoices”.
  • 6.      Terlihat dalam tabel record yang menyebabkan total invoice $2757 dan hanya berasal dari SeedFarm.
  • 7.      Klik Tab Partner Payment, dapat dilihat tidak terdapat record.
  • 8.      Klik pada tab Partner Shipment, didalamnya hanya terdapat satu shipment .
Advertisements

LA Compiere 2

Soal :

1. Apa yang Anda ketahui tentang :

a. Market Place

b. Sales Order

c. Quote Convert

d. Reprice Order / Invoice

e. Generate PO

f. Reopen Order

g. Open Order

h. Order Transaction

i. Distribution List

j. Distribution run

k. Subscribtion

 

 

Jawab :

a. Market Place

Market place merupakan modul untuk membantu mengelola pangsa pasar, yang biasanya digunakan untuk perusahaan jika akan melelangkan produk-produknya. Modul ini terdiri dari Bid Topic, Auction Seller, dan Auction Buyer.

b. Sales Order

Sales Order merupakan modul untuk mengelola penjualan dari suatu pemesanan. Sales Order dikatakan memenuhi yaitu jika jumlah pesanan sama dengan jumlah yang dikirimkan dan juga jumlah faktur. Mengenai Sales Order ini akan dibahas lebih lanjut

c. Quote Convert

Menu ini digunakan untuk men-convert suatu proposal menjadi suatu tipe dokumen lain. Proses ini dilakukan jika kita tidak ingin menghapus proposal tersebut. Akan tetapi jika ingin melakukan proses ini status dokumen yang akan diconvert harus dalam keadaan In Progress (sedang berjalan).

d. Reprice Order / Invoice

Menu ini digunakan untuk menghitung ulang harga yang tertera pada suatu pesanan atau faktur disesuaikan dengan harga terakhir yang terdapat pada pesanan atau faktur lain dengan produk yang sama. Seperti contoh pada pesanan tanggal 20 Desember 2004 dibuat pesanan atau faktur untuk produk baju seharga $1800, setelah itu terdapat pesanan atau faktur untuk produk yang sama pada tanggal 22 Desember 2004 seharga $1900, maka jika kita menggunakan proses ini untuk menghitung ulang harga pesanan atau faktur tanggal 22 Desember 2004, harga yang tertera pada tanggal tersebut akan menjadi $1800.

e. Generate PO

Setelah Sales Order (SO) selesai, kita dapat membuat Purchase Order (PO) untuk masing-masing Sales Order. Purchase Order selalu hanya merupakan satu dari Sales Order, dalam arti satu Sales Order untuk satu Purchase Order. Purchase Order digunakan untuk mengelola transaksi penjualan yang dilakukan. Purchase Order secara otomatis akan dibuat jika kita menggunakan menu ini. Jika kita ingin membuatnya sendiri dapat melalui menu Requisition-to-Invoice kemudian pilih Purchase Order.

f. Reopen Order

Menu ini digunakan untuk membuka kembali dokumen yang telah ditutup. Jika kita mengakses ini, akan diperlihatkan dokumen-dokumen yang telah ditutup, dan kita tinggal memilih dokumen yang ingin dibuka kembali. Suatu dokumen yang telah ditutup tidak dapat diubah kembali, untuk mengubahnya kita perlu membuka kembali dokumen tersebut. Kita dapat melihat pada Sales Order jika suatu dokumen telah ditutup statusnya menjadi “Close”.

g. Open Order

Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu pesanan dengan kuantitas yang dikirimkan dan difakturkan. Laporan ini dibuat berdasarkan nama Business Partner dan Product. Kita tinggal memilih Business Partner dan Product yang ingin dibuat laporannya.

h. Order Transaction

Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu transaksi pesanan. Laporan ini dibuat berdasarkan tanggal. Kita tinggal memilih batasan tanggal dari Sales Order yang ingin dibuat laporannya.

i. Distribution List

Modul ini untuk mengelola transaksi penjualan untuk suatu perusahaan dengan frekuensi transaksi yang besar dengan pelayanan yang cepat, efisien namun terkendali. Dalam modul ini ditetapkan besarnya kuantitas minimum dari produk yang akan dibeli suatu perusahaan serta total kuantitas dari barang yang akan dibeli suatu perusahaan tersebut. Dalam modul ini perusahaan-perusahaan ditempatkan dalam suatu distribusi, beberapa perusahaan dapat menempati daerah distribusi yang sama. Seperti contohnya perusahaan a, b, dan c menempati daerah Distribusi A, sedangkan perusahaan d, e, dan f menempati daerah Distribusi B. Modul ini hanya untuk menetapkan daerah-daerah distribusi saja, prosesnya dilakukan melalui modul Distribution Run.

j. Distribution run

Modul ini digunakan untuk membuat suatu pesanan untuk mendistribusikan produk kepada Business Partner yang terdaftar pada modul Distribution List. Laporannya dapat dijadikan satu untuk semua pengiriman kepada Business Partner yang berbeda ataupun dapat dibuat terpisah.

k. Subscribtion

Modul ini digunakan untuk langganan dari Business Partner untuk suatu produk. Dalam modul ini tertera awal dan akhir tanggal berlaku, serta tanggal untuk memperbaharui sebagai langganan. Jika masa aktif sudah habis dan tidak diperbaharui maka pelayanan sebagai langganan tidak terdapat lagi, seperti misalnya pada pengiriman produk.


LA Compiere 1

Soal :

  1. Apa yang Anda ketahui tentang :
    1. Aplication directory
    2. General rules
    3. Quote to invoice
    4. Requisition to invoice
    5. Open item
    6. Material management
    7. Partner relation
    8. Project management
    9. Performance analysis
    10. Service
    11. Assets

 

Jawab :

a.   Aplication directory

 

 

 

 

b.   General rules

Merupakan menu yang menampilkan peraturan umum dalam penggunaan dari system yang ada sehingga akan memudahkan user dalam mengetahui batasan – batasan dalam system yang ada dalam perusahaan

 

c.   Quote to invoice

Adalah modul untuk menjalankan proses penjualan, pembuatan penawaran ke pelanggan, serta melakukan penagihan pembayaran.

 

d.   Requisition to invoice

Bagian ini berfungsi untuk mengendalikan proses pembelian barang, penjadwalan hutang, serta mengatur pembayaran ke pemasok.

 

e.   Open item

 

 

 

 

 

f.    Material management

Ialah menu untuk  membuat customer shipment dalam tumpukan atau individu per order dan membandingkannya dengan Purchase Order atau Vendor Invoice. Dan fitur yang berisi mengenai management produk di dalam perusahaan. Baik dari segi produk bersangkutan sampai penambahan dari segi pembelian ( Purchase Order ) hingga pengurangan produk dari segi Penjualan ( Sales Order ataupun Invoice ).

 

g.   Partner relations

Ialah menu yang  yang menghubungkan beberapa client dimana masing – masing client melakukan distribusi management dan request data

 

h.   Project management

Project Management merupakan menu yang  memungkinkan sistem melakukan analisis dan perencanaan kegiatan atau pembangunan dengan kontrol yang efektif secara akuntansi.  Tahapan-tahapan dari kegiatan proyek terkontrol sehingga manajemen mendapatkan laporan keberhasilan dan perkembangannya di setiap lini-lini proses.  Dengan kombinasi modul-modul yang lain, perusahaan akan mendapatkan sistem informasi yang lengkap untuk mengendalikan keseluruhan kegiatan perusahaan.

 

i.     Performance analysis

Performance analysis menjelaskan tentang Pembayaran dan dimensi Akuntansi dalam suatu aplikasi, dalam sistem traditional kita mengenalnya dengan sebutan Neraca dan Jurnal Umum yang terhubung dengan pemasukkan data akuntansi dalam compiere. Bagian ini adalah modul akuntansi dalam compiere, mencatat semua transaksi yang terjadi di perusahaan dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan. Anda dapat melihat posisi keuangan dan laba rugi perusahaan.

 

j.    Service

Menu-menu yang menampilkan layanan purna jual di dalam perusahaan. Baik itu complaint maupun services atas produk.

 

k.   Assets

Ialah menu yang berisi table isian asset yang akan dicatat ke dalam system. Yang termasuk dalam assets adalah daftar fasilitas pendukung kegiatan operational perusahaan, asset bukan hanya sekedar menyusun daftar asset tetapi aspek yang menyangkut evaluasi dan penilaian asset, perubahan, perpindahan, dokumen legal yang tersebar serta struktur asset yang dibentuk membuat sistem bisa mengontrol asset dengan cepat menangani perubahan


LP Compiere 2

Pertanyaan :

  1. Jelaskan langkah2 memulai compiere !
  2. Sebutkan dan jelaskan toolbar – toolbar yang ada pada compiere !

Jawaban :

1.  Langkah – langkah menulai compiere

  1. Login ke dalam Compiere, maka menu compiere akan tampil.
  2. Lakukan pencarian untuk Window yang diinginkan dengan mengetikan kata menu yang diinginkan Misalkan “Business Partner”. Compiere langsung menuju ke menu yang dicari sesuai dengan kata yang dimasukkan.
  3. Tekan enter untuk menuju ke menu window yang dituju sesuai dengan kriteria pencarian.Pencarian tidak Case sensitive dan dapat menggunakan “%” sebagai wildcard atau “_” sebagai placeholder.
  4. Setelah menemukan window yang diinginkan kemudian double-click pada menu item atau dengan Ctrl + Enter.
  5. Pindahkan kedalam Shortcut bar dengan klik kanan pada mouse dan pilih “Add to Bar”. Menu item sekarang berada dalam shortcut bar
  6. Hapus atau pindahkan item dari Shortcut Bar dengan klik kanan dan pilih Remove From Bar. Menu item sekarang tidak ada di shortcut bar. Setiap shortcut yang dibuat tergantung dari penggunaan yang dinginkan oleh user.
  7. Maka akan tampil window dari business partner

2.  Toolbar yang terdapat dalam compiere

  1. Ignore               : tidak menyimpan data yang baru saja diinput.
  2. Help                   : untuk menampilkan window help.
  3. New Record    : membuat atau memulai record baru.
  4. Delete                : Menghapus data yang sudah di input.
  5. Save                   : menyimpan data yg diinput untuk disimpan dalam database.
  6. Refresh             : Menampilkan data yang baru diinput sehingga data yg lama tidak tampil dalam window.
  7. Find                   : mencari data yang dapat meliputi pencarian customer, vendor , client dan lainnya.
  8. Attachment    : digunakan untuk pengiriman database ke user yang meminta pengiriman melalui web.
  9. Data Grid         : Menampilkan seluruh database yang berupa tabel.
  10. History             : tampilan kalender yang menentukan tanggal dibuatnya database dalam compiere dan menampilkan seluruh data
    berdasarkan tanggal.
  11. Menu                   : digunakan untuk balik ke window menu utama.
  12. Parent Record : menampilkan data  hanya berupa judul.
  13. Detail Record   : menampilkan record atau data secara detail.
  14. First Record     : menampilkan record yang ada di baris atasnya beserta dengan keterangan.
  15. Last Record      : menampilkan record hanya pada baris bawahnya atau sebelum.
  16. Next record     : menuju kedalam record selanjutnya dalam suatu report.
  17. Last record      : menuju kedalam record sebelumnya dalam suatu report.
  18. Report               : menampilkan report yang sudah terdapat data input.
  19. Arcive document & Report : mengambil data berupa dokumen dan Report.
  20. Print                   : icon yang digunakan untuk mencetak laporan dalam bentuk hasil cetakkan kertas.
  21. Zoom Across   : menampilkan tampilan window zoom untuk mengganti data.

 

dikutip dari  : agieputra.web.id


– tugas SIA –

– tugas SIA –
buat makalah dengan memilih salah satu dari tema berikut ini.
1 kelompok max. 3 orang

tema :
1. Perancangan sistem informasi asuransi dan keuangan
2. Perancangan dan pembangunan aplikasi subsistem polis asuransi
3. Perancangan dan pembangunan program subsistem premi asuransi
4. Perancangan dan pembangunan program subsistem penerimaan asuransi
5. Perancangan dan pembangunan program subsistem klaim asuransi
6. Laporan keuangan perusahaan asuransi

dikirim ke : febri-muchlistini@yahoo.com

makalah terakhir diterima oleh ibu Febri hari Sabtu 5 Juni 2010


Jenis-jenis Profesi di bidang IT :


IT Support Officer memiliki kualifikasi diantaranya ialah D3 / S1 bidang Ilmu Komputer, Mahir Windows System, Linux System, Networking, Troubleshooting, mampu bekerja dalam individu / tim, memiliki motivasi kerja yang tinggi, energik, dan kreatif, ulet dan pekerja keras,  Bertanggung jawab terhadap pekerjaan, Menguasai bahasa pemrograman AS/400 atau IT product development dan networking komunikasi data atau metodologi pengembangan aplikasi (SDLC, waterfall) dan project management. Sedangkan tanggung jawabnya ialah menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT. Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hal tersebut. Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll. Korespondensi dengan penyedia jasa eksternal termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa Email, hardware, dan software supplier, dll. Mengatur penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT. Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan department regular

Network Administrator,  kualifikasinya ialah D3 / S1 bidang Ilmu Komputer.  Usia 25-30 tahun. Pengalaman di bidang IT Network / Network Administrator 2-3 tahun.  Memahami LAN, WAN, Mailserver, PDC/BDC, Linux / Free BSD. Menguasai Linux Redora Server. Menguasai secara mendalam win2000 administration tool. Mengikuti perkembangan TI terkini. Memiliki motivasi kerja yang tinggi, energik, dan kreatif.  Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Tugas dan tanggung jawab antara lain maintain dan perawatan jaringan LAN. Archive data. Maintain dan perawatan computer

Delphi Programmer, kualifikasi untuk profesi ini adalah S1 Teknologi Informasi. Usia 22-26 tahun. Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Mengerti dan memahami SQL Command, Oracle database, MySQL dan MSSQL Server. Mempunyai karakter dan attitude yang baik. Mampu bekerja dengan supervisi yang minim. Mampu bekerja dalam Tim. GPA min. 2,75. Pengalaman 0-2 tahun. Tanggun jawab dari pekerjaan ini yaitu menguasai bahasa pemrograman Borland Delphi. Berpengalaman dalam database programming. Mengerti multi tier programming dan object oriented programming

Network Engineer, kualifikasinya ialah S1 bidang Informatika. Pengalaman kerja sebagai Network Engineer. Memiliki sertifikasi setara Network Engineer (CCNA). Menguasai dan wajib berpengalaman minimal 1 tahun mengelola LAN. Mengerti hardware (PC, Printer, Hub, dll).  Menguasai MS Windows, Linux dan Office. Menguasai PC Remote misal PC Anywhere atau lainnya. Menguasai database (SQL Server) merupakan nilai tambah, sedangkan untuk tugas dan tanggung jawab adalah Maintenance LAN dan Koneksi Internet. Maintenance hardware. Maintenance database dan file. Help Desk. Inventory.

IT Programmer memiliki kualifikasi, Lulusan S1 Teknologi Informasi. Menguasai PHP, Java, OOP, MySQL, VB. NET/C#, C++.  Pengalaman min 2 tahun.  Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan. Usia 20-30 tahun. Mampu melakukan Presentasi. Dapat bekerja dalam Tim. Tanggung jawab pada profesi ini adalah ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak. Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak. Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan. Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal. Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan. Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, seperti dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan untuk membangun kecakapan dalam portfolio pruduk IBM.  Mengerjakan macam-macam tugas terkait seperti yang diberikan  Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan bersama dengan rekan-rekan dalam perusahaan

System Analyst memiliki kualifikasi, Pendidikan min S1. Pengalaman di bidangnya min 3 tahun. Usia maksimal 40 tahun. Mahir membuat software database windows / web sesuai kebutuhan perusahaan, pengolahan, dan maintenance database. Pengalaman mendevelop Business Intelligence/Datawarehouse/OLAP adalah sustu nilai tambah. Jujur, bertanggung jawab, cepat belajar hal-hal baru, ramah, berorientasi customer service, mampu bekerja mandiri dengan minimal supervisi maupun sebagai tim. Menguasai pemrograman visual windows dan web, programming (NET, VB, Delphi, PowerBuilder, Clarion, dll) dan konsep RDBMS (SQL Server/Oracle/MySQL/ASA, dll)


Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Metode Audit Dalam Informasi Teknologi

Ada beberapa teknik audit untuk melakukan audit pada Teknologi Informasi. Auditor dapat menggunakan tiga kategori berikut dalam menguji pengendalian biasa juga disebut sebagai teknik audit berbantuan computer (Computer Assisted Audit Techniques/CAAT) yang terdiri atas Auditing Around the Computer, dimana dengan teknik ini auditor menguji reliability dari computer generated information dengan terlebih dahulu menghitung hasil yang diinginkan dari transaksi yang dimasukkan dalam system, dan kemudian membandingkan hasil perhitungan dengan hasil proses atau output. Jika terbukti akurat dan valid, maka diasumsikan bahwa system pengendalian berfungsi seperti yang seharusnya. Kondisi ini cocok jika system aplikasi otomasi sederhana dan ringkas. Pendekatan ini masih relevan dipakai di perusahaan yang menggunakan software akuntansi yang bervariasi dan melakukan proses secara periodic. Berikutnya ialah Auditing With the Computer adalah auditing dengan pendekatan computer, menggunakan teknik yang bervariasi yang biasa juga disebut Computer Assisted Audit Technique (CAAT). Penggunaan CAAT telah meningkatkan secara dramatis kapabilitas dan efektifitas auditor, dalam melakukan susbstantif test. Salah satu CAAT yang lazim dipakai adalah general audit software (GAS). GAS sering dipakai untuk melakukan substantive test dan digunakan test of control yang terbatas. Sebagai contoh GAS sering dipakai untuk mengetes fungsi algoritma yang komplek dalam program computer. Tetapi ini memerlukan pengalaman yang luas dalam penggunaan software ini. Dan yang ketiga adalah Audit Through the Computer yang merupakan teknik focus pada testing tahapan pemrosesan computerised, logic program, edit routines dan program controls. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa jika program pemrosesan dikembangkan dengan baik, dan memenuhi edit routines dan programme check yang memadai, maka error dan kecurangan tidak akan mudah terjadi tanpa terdeteksi.

Standar yang digunakan dalam mengaudit teknologi informasi adalah standar yang diterbitkan oleh ISACA yaitu ISACA IS Auditing Standard. Selain itu ISACA juga menerbitkan IS Auditing Guidance dan IS Auditing Procedure. Sekarang keahlian dalam mengaudit IT juga memerlukan sertifikasi sendiri, yaitu CISA (Certified Information System Audit). Standar adalah sesuatu yang harus dipenuhi oleh IS Auditor. Guidelines memberikan penjelasan bagaimana auditor dapat memenuhi standar dalam berbagai penugasan audit, dan prosedur memberikan contoh langkah-langkah yang perlu dilalui auditor dalam penugasan audit tertentu sehingga sesuai dengan standar. Bagaimanapun IS auditor harus bisa menggunakan judgement profesional ketika menggunakan guidance dan procedure. Standar yang aplicable untuk audit IT adalah terdiri dari 11 standar yaitu,  Audit charter, Audit Independent, Profesional Ethic and standard, S4.Profesional competence, Planning, Performance of Audit Work, Reporting, Follow-Up Activity, Irregularities and Irregular Act, IT Governance dan Use of Risk Assestment in Audit Planning.

IS Auditing Guideline terdiri dari 32 guidance dalam mengaudit TI yang mengcover petunjuk mengaudit area-area penting. IS Audit Procedure terdiri dari 9 prosedur yang menunjukan langkah-langkah yang dilakukan auditor dalam penugasan audit yang spesifik seperti prosedur melakukan bagaimana melakukan risk assestment, mengetes intruction detection system, menganalisis firewall dan sebagainya. Jika dibandingkan dengan audit keuangan, maka standar dari ISACA ini adalah setara dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yaitu menyangkut tata cara bagaimana audit dilakukan. Sedangkan bagaimana kondisi apa yang diaudit diberikan penilaian berdasarkan standar tersendiri yaitu COBIT.

COBIT (Control Objective for Information Related Tecnology) adalah kerangka tata kelola IT (IT Governance) yang ditujukan kepada manajemen, staf pelayanan IT, control departemen, fungsi audit dan lebih penting lagi bagi pemilik proses bisnis (business process owner’s), untuk memasITan confidenciality, integrity and availability data serta informasi sensitif dan kritikal. COBIT didesign terdiri dari 34 high level control objectives yang menggambarkan proses TI yang terdiri dari 4 domain yaitu Plan and Organise, Acquire and Implement, Deliver and Support dan Monitor and Evaluate.

The COBIT Framework juga memasukkan hal-hal sebagai berikut, Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses IT (dalam skala 0 – 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices.  Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses IT.  Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses IT sehubungan dengan kebutuhan bisnis dan Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses IT sehubungan dengan process goals

COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices . Istilah ” generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Suatu perencanaan audit IT dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek IT, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut